Halah-halah, urip kok apes begini. Pembantu pulang. Kantong kempes. Mudik? Ah, cuma dalam angan-angan. Membayangkan kemacetan di jalan-jalan. Mengandaikan kerepotan membawa si upik dan si buyung yang tengil-tengil itu. Ah, seandainya yang namanya kampung halaman itu hanya sepelemparan batu ...

Ilustrator: Imam "Jari Ajaib" Yunni.
Posted at 8:21:21 am by pecas ndahe
tautan tetap