"Pecas ndahe" itu pelesetan dari kata "pecah ndase". Ini sejenis umpatan khas anak muda di Jogja dan Solo. Arti sesungguhnya adalah pecah kepalanya, lalu berubah menjadi sebuah arti kiasan. Di Solo, ada sebuah grup musik humor yang menggunakan nama yang sama. Blog ini tak ada hubungannya dengan mereka.

Cara Baru Berbelanja

   

<< October 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Detikcom mengendus blog ini pada 15 Maret 2006. Komentarnya begini, "Kalau sedang penat dan kaku-kaku otak, akibat terlalu lama bekerja, daripada kepaha pecal beneran ada untungnya juga membuka blog pecasndahe ini. Hitung-hitung hemat ongkos 'obat stres' ke psikiater. Selamat berpecal kepaha!" Selengkapnya klik di sini ...



Persyarekatan:

Klangenan:

Prokonco:

Top100 Bloggers
Blogs

Indonesia Top Blog

HelpJogja.net


selalu ada kejutan di balik setiap tikungan kehidupan.


Woro-woro (dahulu disclaimer): Saya akan berterima kasih kalau para pengutip menyebutkan blog ini sebagai sumber. Mohon memberi tahu kalau ada pihak-pihak yang keberatan atas isi blog atau merasa hak ciptanya dilanggar.


Google PageRank Checker Tool

Subscribe with Bloglines

Feed Burner

News Around The World:

referer referrer referers referrers http_referer


desain #1 [27/05/05]
desain #2 [21/04/06]
desain #3 [10/05/06]
desain #4 [09/06/06]
desain #5 [10/07/06]
desain #6 [04/08/06]
desain #7 [15/08/06]
desain #8 [22/09/06]
desain #9 [19/10/06]
desain #10 [03/11/06]


My blog is worth $66,051.18.
How much is your blog worth?


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, October 11, 2006
Kawin Pecas Ndahe


MBANYUMASAN SONTOLOYO | Kawin maning bae? Haiyah. Ini ajakan sontoloyo, khas para lelaki yang menganggap perempuan tak bisa berbuat sebaliknya. Dan, gaya bahasanya itu lo. mBanyumasan sekali gaya bahasanya. Yang bikin kalau bukan orang Tegal, Purwokerto, Sukaraja, ya Purbalingga. Ah, pokoknya sekitar situlah. Yang jelas, Jawa bagian perbatasan atau pesisiran. Pinggiran. Bukan pedalaman. Kalau pedalaman, seperti Jogja atau Solo, pasti lebih halus tuturan bahasanya. Maklum, priyayi je. Keraton, Ki Sanak. Ndoro. Ningrat. Darah biru. Ya seperti siapa lagi kalau bukan Ndoro Kakung Pecas Ndahe.... Big Smile


Posted at 12:50:38 pm by pecas ndahe
baca pecahan ndasmu (5)  

Next Page