Tak di Jakarta, tak di New York. Yang namanya preman selalu
menjengkelkan. Lah wong preman itu suka nodong dan main palak je. Tapi
apa yang terjadi kalau preman Amerika bertemu orang Jawa di New York?
Mas Gandrik punya cerita begini.
Syahdan Lik Wakijan jalan-jalan ke New York. Di tengah jalan, tiba-tiba Lik Wakijan ditodong segerombolan preman.
Preman: Gimme your money...u bloody Asian!
Lik
Wakijan : Eeee....Delicious aja .... You think easy find money ya? Done
tired half dead, you delicious-delicous ask money from me! (Eee....Enak
aja....Lu pikir gampang cari duit ya? Sudah setengah mati, lu enak-enak
minta duit dari gue!)
Preman : ??*#@$%??? What??? I don't care. Just gimme your money! (sambil mengacungkan pistol)
Lik
Wakijan : Ouch, Gold.... Pity me, donk...Economy again down. If no
money, children wife eat what? (Aduh, Mas....Kasihani saya
dong...Ekonomi sedang turun. Kalau nda ada duit, anak istri makan apa?)
Preman : Jesus Christ... What is he talking about?? (sambil menarik pelatuk dan mengarahkan pistol ke jidat Lik Wakijan)
Lik Wakijan : Unlucky you... Later I become ghost, feel it you! ( Sialan lu....Nanti saya jadi hantu, rasain lu!)
Preman: ?????????????????????
Posted at 8:59:39 pm by pecas ndahe
tautan tetap