Kasus ini mungkin baru pertama, paling tidak sangat jarang, terjadi.
Ada pedagang sepatu yang bersedia mengganti kerugian konsumen gara-gara
dia takut kejelekan produknya dipublikasikan lewat blog. Sampeyan ingin
tahu kasusnya? Di Indonesia loh....
Syahdan ada seorang
blogger bernama
M Fahmi Aulia belanja sepatu di gerai Edward Forrer, Dago, Bandung. Siapa sangka, acara beli sepatu itu berbuah pengalaman
buruk. Kok bisa?
Awalnya dengan terpaksa ia rela mengeluarkan Rp 279.000 untuk membayar
sepasang sepatu idamannya itu. Eh, begitu sampai di rumah dan sepatu
itu dilihat-lihat lagi, lho, di bagian bawahnya ada harga yg
'berbeda'...tertulis up 15% Rp 237.150.
"Wahk...gw
KENA TIPU...!!! MESTINYA GW DAPAT DISKON 15%, GW RUGI Rp 41.850." Begitu tulis Fahmi di blognya.
Merasa sudah dicurangi, Fahmi pun protes ke gerai Edward Forrer. Meski
sudah adu urat, eh, protesnya tetap saja ditolak si penjaga toko.
Karena kesal, ia lalu mengisahkan pengalaman buruknya itu di blognya.
Apalagi, sepatu itu ternyata sobek setelah dipakai. Makin gondoklah
Fahmi. Dia lalu kembali menuliskan kekesalannya itu di blog.
Siapa sangka,
posting
protes itu ternyata dibaca [mungkin tanpa sengaja] oleh karyawan bagian
General Affairs Edward Forrer bernama Daru Dananjoyo. Pak Daru ini lalu
mengirim
email ke Fahmi. Begini isi
emailnya.
Singkat cerita, Fahmi akhirnya mendapatkan ganti rugi sepasang sepatu
baru dari Edward Forrer. Well, selalu ada kejutan di balik setiap
tikungan kehidupan bukan?
Moral cerita: - Blog ternyata benar-benar sudah dilirik orang.
- Blog punya kekuatan mempengaruhi.
- Jangan sungkan protes kalau sampeyan merasa dirugikan oleh para pedagang yang culas....

Posted at 9:48:24 am by pecas ndahe
tautan tetap