Saya punya pertanyaan: apa sih sebetulnya yang dimaksud dengan sakit
permanen itu? Kalau di antara sampeyan ada yang jadi dokter atau kuliah
di kedokteran, atau minimal punya sedikit pengetahuan tentang
kesehatan, tulung saya diterangkan apa yang dimaksud dengan sakit
permanen.
Saya
tanya soal ini karena setahu saya yang udik ini, yang namanya sakit
permanen itu kan kurang lebih sesuatu yang bersifat menetap. Ada terus
sepanjang masa. Flu yang disertai batuk dan pilek tentu saja tak bisa
digolongkan dalam sakit permanen karena dia sebentar datang, sebentar
kemudian pergi lagi. Seperti juga belekan, atau radang mata, yang
datang cuma selagi musim.
Bagaimana dengan kencing manis,
hepatitis, dan AIDS? Nah, ini yang saya bingung. Orang yang menderita
jenis-jenis penyakit seperti ini biasanya memang lama sekali sembuhnya.
Atau mungkin malah tak pernah sembuh. Tapi kok rasanya kurang cocok
kalau disebut sebagai sakit permanen. Lah wong ada kemungkinan sembuh
je.
Terus orang yang bisu, tuli, atau buta, itu tergolong
permanen kan? Tapi apa ini sejenis penyakit? Bukan ya? Wah pecas ndahe,
bingung aku ....
[a tribute to the old man that most probably dying] 
Posted at 9:15:43 am by pecas ndahe
tautan tetap