"Pecas ndahe" itu pelesetan dari kata "pecah ndase". Ini sejenis umpatan khas anak muda di Jogja dan Solo. Arti sesungguhnya adalah pecah kepalanya, lalu berubah menjadi sebuah arti kiasan. Di Solo, ada sebuah grup musik humor yang menggunakan nama yang sama. Blog ini tak ada hubungannya dengan mereka.

Cara Baru Berbelanja

   

<< January 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Detikcom mengendus blog ini pada 15 Maret 2006. Komentarnya begini, "Kalau sedang penat dan kaku-kaku otak, akibat terlalu lama bekerja, daripada kepaha pecal beneran ada untungnya juga membuka blog pecasndahe ini. Hitung-hitung hemat ongkos 'obat stres' ke psikiater. Selamat berpecal kepaha!" Selengkapnya klik di sini ...



Persyarekatan:

Klangenan:

Prokonco:

Top100 Bloggers
Blogs

Indonesia Top Blog

HelpJogja.net


selalu ada kejutan di balik setiap tikungan kehidupan.


Woro-woro (dahulu disclaimer): Saya akan berterima kasih kalau para pengutip menyebutkan blog ini sebagai sumber. Mohon memberi tahu kalau ada pihak-pihak yang keberatan atas isi blog atau merasa hak ciptanya dilanggar.


Google PageRank Checker Tool

Subscribe with Bloglines

Feed Burner

News Around The World:

referer referrer referers referrers http_referer


desain #1 [27/05/05]
desain #2 [21/04/06]
desain #3 [10/05/06]
desain #4 [09/06/06]
desain #5 [10/07/06]
desain #6 [04/08/06]
desain #7 [15/08/06]
desain #8 [22/09/06]
desain #9 [19/10/06]
desain #10 [03/11/06]


My blog is worth $66,051.18.
How much is your blog worth?


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, January 25, 2006
Mandala Pecas Ndahe

Saya terpaksa misuh-misuh pagi ini. Mengumpat-umpat pada Mandala Airlines. Gara-gara maskapai itu tak becus mengatur jadwal keberangkatan armadanya, saya terpaksa bangun kepagian.

Ceritanya, kakak saya mau cuti ke Jogja pagi ini naik Mandala. Karena jam keberangkatannya pukul 07.00, saya harus bangun sekitar pukul 05.00, jauh lebih cepat dari biasanya, agar bisa mengantarnya ke bandara Soekarno-Hatta.

Setelah mandi dan beres-beres, pukul 06.00 tepat kami langsung meluncur bandara yang tak jauh dari tempat tinggal saya. Cukup setengah jam untuk sampai di depan terminal 1 C, tempat Mandala Airlines mangkal. Jelas belum terlambat untuk check-in dan boarding.

Ternyata memang belum terlambat. Malah kepagian. Begitu sampai di meja check-in, petugasnya bilang. "Maaf, kami belum buka. Penerbangan pertama hari ini nanti jam 09.45."

"Jam 09.45? Tapi jadwal penerbangan saya sesuai tiket jam 07.00 tepat," kata kakak saya sedikit kebingungan.

"Oh, itu diundur jam 09.45 nanti," kata si petugas enteng.

"Kok bisa?" Saya mulai melihat ada yang tak beres. "Kenapa tak ada pemberitahuan?"

"O enggak, seharusnya penumpang yang telepon ke sini untuk nanya," ia menjawab.

"Busyet deh. Gimana sih, kalian kerja?" kakak saya ikut-ikut naik darah. "Mestinya Mandala yang menghubungi kami dong, penumpangnya. Bukan sebaliknya. Kenapa sekarang jadi kebalik-balik gini?"

"Maaf, biasanya juga gitu kok," jawab si petugas itu tetap tenang.

Biasanya juga gitu? Wah, pecas ndahe. Asyu, tenan iki! Ini jelas ngawur. Kayak gitu kok dianggap biasa? Memangnya jadwal penerbangan selalu berubah-ubah tiap hari, sementara jadwal yang tertera di tiket tak diganti? Sekarang 09.45, besok 07.00, lusa, 8.30, besok lagi berubah lagi. Begitu? Lah, bagaimana penumpang mendapatkan kepastian jadwal keberangkatannya kalau yang di tiket pun ternyata "nggak janji, deh"?

Sebetulnya saya bisa memperpanjang urusan, tapi ngotot pun tampaknya bakal percuma. Pesawatnya toh tak ada juga. Daripada pagi-pagi dapat sial karena terlalu banyak misuh, kami memilih menjauhi meja counter check-in dengan bersungut. Percuma berdebat.

Kualitas layanan maskapai penerbangan lokal memang rata-rata cuma begitu. Sudah jadi rahasia umum, low cost carrier nyaris selalu mengabaikan hak-hak konsumen, hak untuk mendapatkan kepastian jadwal penerbangan, hak untuk mendapatkan jaminan keselamatan dan keamanan selama penerbangan, hak untuk dilayani, dan seterusnya .... Lihat saja ruang surat pembaca di koran-koran. Pasti banyak keluhan tentang maspakapai penerbangan lokal.

Toh kakak saya merasa cukup beruntung hanya karena jadwalnya saja yang tertunda. Toh tak ada yang celaka. Begitu alasannya. Coba kalau gara-gara layanan ndak mutu itu kita jadi gimana-gimana? Ndak mau, kan?

Tapi saya masih penasaran. Gondok. Iseng-iseng saya lalu buka internet dan mengklik situs Airline Quality Forum. Ini tempat para konsumen penerbangan bisa memberi komentar atau keluhan kepada maskapai tertentu. Saya klik bagian Mandala dan menemukan satu komentar dari bekas penumpangnya, ditulis setahun yang lalu. Ini kutipannya.

Mandala Airlines - by
Yoga W Pramono
12 February 2005


Mandala Airline from Padang to Jakarta. We surprised that in flight service was fantastic. The foods was tasteful and lot (we got fried rice, nugget, fruit, candy, hot tea and orange juice). The cabin and toilet was clean. FA was professional do care, polite, beautiful and always smile. The flight was on time. Pilot do professional. On ground service was very efficient. We got a lot of service compare to cheap fare (about IDR 350,000 or USD 38) on one and half hour flight.

Saya curiga itu komentar pasti sudah direkayasa atau dia membuat komentar itu ketika lagi mabuk. Buktinya dia mengaku surprised karena "flight service was fantastic". Padahal apanya yang fantastik? Dia juga menulis bahwa "the flight was on time." Kapan, Bung? Mimpi kali, yeee.....

Semula saya tergoda mau menulis sumpah serapah, umpatan, dan sebangsanya di kolom yang tersedia di situs itu. Tapi saya batalkan. Komentar saya pasti bakal digasak gunting sensor pengelolanya atau malah tak dimuat sekalian. Pecas ndahe, to?

Saya tahu sampeyan pasti juga pernah mengalami kesialan yang sama. Mungkin juga sampeyan pernah mendapat pengalaman yang lebih menyebalkan dengan Mandala atau maskapai lain. Bagi-bagi dong, plis .....

INFO | Silakan klik "hak penumpang pesawat terbang" kalau sampeyan merasa pernah dirugikan.

Posted at 7:35:28 am by pecas ndahe
baca pecahan ndasmu (4)  

Next Page