"Pecas ndahe" itu pelesetan dari kata "pecah ndase". Ini sejenis umpatan khas anak muda di Jogja dan Solo. Arti sesungguhnya adalah pecah kepalanya, lalu berubah menjadi sebuah arti kiasan. Di Solo, ada sebuah grup musik humor yang menggunakan nama yang sama. Blog ini tak ada hubungannya dengan mereka.
Detikcom mengendus blog ini pada 15 Maret 2006. Komentarnya begini, "Kalau sedang penat dan kaku-kaku otak, akibat terlalu lama bekerja, daripada kepaha pecal beneran ada untungnya juga membuka blog pecasndahe ini. Hitung-hitung hemat ongkos 'obat stres' ke psikiater. Selamat berpecal kepaha!"
Selengkapnya klik di sini ...
selalu ada kejutan di balik setiap tikungan kehidupan.
Woro-woro (dahulu disclaimer): Saya akan berterima kasih kalau para pengutip menyebutkan blog ini sebagai sumber. Mohon memberi tahu kalau ada pihak-pihak yang keberatan atas isi blog atau merasa hak ciptanya dilanggar.
Sampeyan kenal, atau minimal tahu, Menteri Negara
Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman? Itu loh yang bekas Rektor
Institut Teknologi Bandung. Nah, Pak KK ini baru saja mengirim email
di milis yang kebetulan saya ikuti [hebat ya, ada menteri ikut milis?].
Dia menulis begini, "Salah satu ciri orang besar yang aku amati adalah
kemampuan menjawab dan memberi penjelasan dengan ringkas tegas dan
logis."
Pak KK lalu menyebut beberapa contoh.
Mbah
Marijan -- Juru kunci Gunung Merapi. "Saya itu pengemban amanah sebagai
juru kunci Gunung Merapi karena itu saya mesti menjadi orang terakhir
yang meninggalkan Gunung Merapi."
M Ahmadinejad -- Presiden
Republik Islam Iran. "Jika teknonuklir itu jelek mengapa kalian
memilikinya? Jika baik, mengapa kami tidak boleh memilikinya seperti
kalian?"
M Jusuf Kalla -- Wakil Presiden Indonesia tentang
kontrak gas."We honor the contracts. If the contracts are still on, we
deliver what we promise according to the terms and conditions. But, if
any contract is due to expire, then we will terminate it, immediately".
Mother Theressa. "Give, give, give... and give until it hurts."
Mahatma
Gandhi. "The world is rich enough to accommodate all of our needs but
it is much to small to meet the greed even for one person."
Tapi, Pak KK wanti-wanti agar kita jangan terkecoh dengan penampilan
fisik dan kesamaan huruf M yang mengawali nama tokoh-tokoh itu.
Ah, seandainya saja Pak KK kenal saya [nama saya kan juga diawali
dengan huruf "M", yaitu Mas Pecas Ndahe], tentu dia juga akan
mengutip mantra ajaib saya, "Selalu ada kejutan di balik setiap
tikungan kehidupan."
Posted at 11:23:30 am by pecas ndahe
adi May 18, 2006 08:54 AM PDT jusuf kalla = org 'besar' ? sumpeee loooo ........ ???